Bupati Lebak Emosi Hingga Naik Truk dan Bentak Sopir Viral di Media Sosial, Ini Duduk Perkaranya

Sosok Bupati Lebak, Iti Octavia Jayabaya sempat viral di media sosial.

Viralnya Iti Octavia Jayabaya lantaran aksinya yang naik truk dan memarahi sopir truk tersebut.

Aksi Iti Octavia Jayabaya itu pun dibenarkan Kabag Humas Pemerintah Kabupaten Lebak, Eka Setiawan.

Loading...

Tragedi Bupati Lebak Iti Octavia Jayabaya marahi sopir truk pengangkut tanah, akibat truk itu berlebihan muatan.

Tidak hanya satu truk, namun Iti Octavia Jayabaya memberhentikan puluhan truk berlebihan muatan tersebut.

Kenakan jilbab biru dan baju oranye, Eka Setiawan membenarkan jika saat itu Iti Octavia Jayabaya sangat emosi.

Amarahnya yang tak terbendung, membuat wanita asli Lebak naik ke truk pengangkut tanah tersebut.

Ia juga meminta agar para sopir pengakut tanah ini turun dari kemudinya, yang kemudian membentak sejumlah sopir tersebut.

loading...

“Bupati marah besar karena keberadaan truk tanah tersebut sering kali mengganggu ketertiban umum,” ujar Eka Setiawan kepada Warta Kota, Selasa (18/2/2020).

Sebuah video viral yaitu video Bupati Lebak Iti Octavia Jayabaya maki-maki sopir truk pengangkut tanah, beredar di media sosial (medsos). (Tangkap Layar Akun Instagram @viajayabaya)

Lokasinya persis berada di perlintasan Kecamatan Curug Bitung.

“Jumlahnya ada puluhan truk. Truk-truk ini membawa tanah yang melebihi muatannya,” ucapnya.

Eka menyebut para sopir bahkan kerap kali membandel.

Mereka biasanya datang bergerombol untuk mengangkut tanah tersebut hingga menyebabkan jalan rusak.

“Tanah – tanah merahnya itu bahkan tumpah ke jalan. Buat jalan licin, kotor dan rusak,” kata Eka.

Tak khayal keadaan ini kerap kali menimbulkan kecelakaan lalu lintas.

Eka menuturkan, Bupati meminta agar para sopir tersebut tak berbuat seperti itu lagi.

Kejadian Iti Octavia naik truk marahi sopir, dibenarkan Kabag Humas Pemerintah Kabupaten Lebak, Eka Setiawan. (Tangkap Layar Akun Instagram @viajayabaya)

“Mereka mengambil tanah dari Lebak dan dibawa ke Tangerang untuk proses pembangunan,” ungkapnya.

Diberitakan sebelumnya video Bupati Lebak Iti Octavia Jayabaya maki-maki sopir truk pengangkut tanah, beredar di media sosial (medsos).

Sebuah video viral Bupati Lebak ngamuk memaki sopir truk tanah tersebut, tak ayal menuai komentar warganet.

Diketahui, video Iti Octavia Jayabaya memaki sopir truk tanah itu diunggah akun Instagram @Info.Banten, Selasa (18/2/2020).

Berikut ini video Iti Octavia Jayabaya naik truk berujung Iti Octavia Jayabaya memaki sopir truk pengangkut tanah.

 

View this post on Instagram

 

A post shared by #Infobanten (@info.banten) on

Ibu Bupati Sampe Naek Lho, Carekaaan Bu.

Ibu Bupati Lebak @viajayabaya meluapkan kekesalan terhadap supir muatan Tanah yang melinyas di Kp Pasir Buah, Desa Lebakasij, Curugbitung, Kabupaten Lebak Banten.

Mobil dihentikan karena merusak dan mengotori jalan serta mengakibatkan jembatan Cibeureum rusak berat dan bolong yang dibiayai anggaran APBD Lebak tahun senilai Rp 50 Miliar lebih. *infobanten.

Simak aja video nya, Mimin cuma bilang we love Ibu Bupati.

#bupati #aksibupati #itioctaviajayabaya #lebak #banten #infobanten” tulis akun Instagram Info.Banten dikutip wartakotalive.com.

Kejadian Iti Octavia Jayabaya naik truk dan marahi sopir ini pun diunggah Iti Octavia Jayaba di akun Instagramnya @viajayabaya.

Penertiban Galian Tanah Merah

Assalamualaikum, setelah selesai dari lebakgedong td siang saya lanjut monitoring melalui Kec. Curugbitung- Maja, di jalan saya mendapati Truck2 besar pengangkut tanah merah yang sama sekali tidak menguntungkan Kab. Lebak.

Perlu Kami tegaskan, bahwa Pemkab Lebak tidak pernah ada niatan untuk menghambat pihak manapun yg ingin melakukan usaha, tidak pernah. Tapi bagaimanapun, setiap usaha itu selain harus dilengkapi dengan perijinan sesuai ketentuan, namun juga tidak boleh merugikan pihak lain, khususnya masyarakat pengguna fasilitas umum.

Keberadaan angkutan galian tanah merah ini, tetap harus menaati ketentuan beban kelas jalan yg ada. Jalan ini dibangun menggunakan uang negara yg berasal dari pajak masyarakat.

Saya sudah cukup mengingatkan dan aparat saya berulangkali sudah menertibkan, tapi rupanya oknum2 ini masih juga membandel. Tidak ada cara lain, kami amankan kunci2 mobil angkutan, alat beratnya dan identitas berupa KYP/SIM Supir dan mandor di lokasi galian, apabila masih punya itikad baik, silahkan datang temui Saya. Demi warga masyarakat Lebak, Saya akan pasang badan. Mari kita jaga bersama Lebak ini dan jangan pernah lelah untuk mencintai Lebak.” tulis akun Instagram viajayabaya dikutip wartakotalive.com.

Pernah Marah Soal Pembangunan Ruko

Bupati Lebak, Iti Octavia Jayabaya, telah membuat geger dunia maya.

Videonya saat marah-marah terkait pembangunan ruko di atas taman beredar dan viral di media sosial.

Iti memarahi Kepala Desa Bojong Menteng, Yamin, hingga Camat Leuwidamar, Endi Suhendi.

Ia menilai mereka tak becus mengawasi wilayahnya hingga taman di Kampung Ciboleger disulap menjadi bangunan warga.

Sebelumnya, Pemkab Lebak membangun taman itu dengan tujuan untuk memperindah akses jalan menuju kawasan Suku Baduy.

Namun, betapa kagetnya ia ketika melihat taman tersebut jadi ruko warga yang masih dibangun.

“Mana Kades, mana Camat, mana Satpol PP!” perintah Iti dalam video yang beredar itu.

“Pokoknya saya tidak mau tahu, besok bangunan ini harus sudah tidak ada!” lanjutnya.

Amukan Iti Octavia Jayabaya kembali meledak ketika Kepala Desa dan Camat tiba.

“Bagaimana ini bisa dibangun! Sampai dicor begini!” amuknya dengan nada tinggi.

Iti kemudian memanggil para tukang bangunan dan memerintah pemilik bangunan agar segera membongkarnya.

“Masa saya yang harus mantau di semua daerah!” kata Iti lagi.

Postingan akun tersebut langsung dipenuhi dengan berbagai reaksi dari para netizen.

Beberapa netizen memuji tindakan tegas Bupati Lebak yang berusia 39 tahun itu.

Sedangkan, netizen lain merasa tak seharusnya Iti marah-marah di depan publik seperti itu.

“Nga hebat biasa aja malah menurutku kampungan …. Malas ngeliat pemimpin model yg begini …. … Emosi nga bisa ditahan … Lebih enak kalo panggil dan marah2nya cukup berdua aja,” komentar @ridharamli.

Sumber : tribunnews.com

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *