Erdogan: Turki Akan Jadi Negara Bintang di Dunia Pascapandemi

Turki sangat percaya diri akan menjadi negara dengan kekuatan ekonomi yang sangat kuat pascapandemi Covid-19.

Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan mengatakan, Turki berada dalam periode pemulihan yang sangat kuat berdasarkan data ekonomi awal pada Juni ini.

Badan Statistik Turki (TurkStat) melansir bahwa indeks kepercayaan ekonomi Turki naik tajam menjadi 73,5 pada Juni. Angka itu melonjak 19,1 persen dari 61,7 bulan lalu karena Turki melonggarkan pembatasan terkait pandemi Covid-19.

Loading...

“Pertumbuhan ekonomi 4,5 persen Turki pada kuartal pertama adalah bukti terbesar dari kekuatan dan potensi ekonomi,” kata Erdogan setelah pertemuan kabinet di Istana kepresidenan di Ankara, dilansir Anadolu Agency, Selasa (30/6).

Erdogan juga sangat percaya diri bahwa Turki akan menjadi salah satu negara bintang di dunia yang bangkit pascapandemi.

Dia menggarisbawahi bahwa Turki menargetkan untuk menurunkan jumlah kasus Covid-19 dan kematian hingga nol.

“Pandangan umum baik secara domestik maupun internasional adalah bahwa Turki akan menjadi salah satu negara bintang di dunia yang akan dibentuk kembali setelah pandemi tersebut.”, ujar Erdogan.

loading...

“Kami bertekad untuk mengeluarkan negara kami dari kelompok risiko,” kata dia.

Terkait langkah-langkah pemerintah untuk melindungi masyarakat dari krisis akibat pandemi, Erdogan mengumumkan pemerintah memperpanjang tunjangan kerja pendek satu bulan mendatang.

Selain itu, bantuan tunai juga akan berlanjut hingga bulan berikutnya.

“Satu-satunya keinginan kami dari masyarakat dalam proses ini adalah mereka mendukung kami dengan mengikuti aturan, menjaga pekerjaan, produksi, dan melindungi negara,” ujar Erdogan.

Badan Statistik Turki menyatakan, indeks kepercayaan ekonomi Turki naik tajam menjadi 73,5 didorong oleh peningkatan indeks konsumen, sektor riil, jasa, perdagangan ritel, dan indeks kepercayaan konstruksi.

Indeks kepercayaan konstruksi melonjak paling tinggi dari bulan lalu, sebesar 33,1 persen menjadi 78.

“Indeks kepercayaan konsumen meningkat 5,2 persen menjadi 62,6 dan indeks kepercayaan sektor riil meningkat 22,2 persen, mencapai 89,8,” sebut TurkStat.

Mengomentari perkembangan tersebut, Menteri Keuangan Turki Berat Albayrak mengatakan, kepercayaan dalam perekonomian Turki kian meningkat.

“Saya berharap kami akan melanjutkan pada 2020 dengan kinerja ini dan membawanya ke angka yang lebih jauh lagi pada tahun depan,” tutur Albayrak.

Mustafa Varank, Menteri Industri dan Teknologi Turki, mengatakan, ada kebangkitan kuat dalam semua subitem indeks, terutama di sektor riil di negaranya.

Indeks kepercayaan sektor jasa dan perdagangan ritel juga menunjukkan kenaikan masing-masing 8,5 persen dan 9,3 persen.

Indeks kepercayaan ekonomi diukur dari tingkat optimisme dalam ekonomi yang diungkapkan konsumen melalui kebiasaan menabung dan belanja mereka.

Menurut TurkStat, indeks kepercayaan ekonomi adalah indeks komposit yang merangkum evaluasi, harapan, dan kecenderungan konsumen dan produsen tentang situasi ekonomi secara umum.

Indeks ini akan menunjukkan pandangan optimistis ketika nilainya di atas 100, dan pandangan pesimistis ketika di bawah angka tersebut.

Sumber: gelora.co

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *