Heboh Dikira Corona, Polisi Sebut Pria Tergeletak di Riau gegara Kelaparan

Kepala Kepolisian Sektor (Kapolsek) Tampan, AKP Juper Lumban Toruan angkat bicara terkait informasi di media sosial yang menyebutkan seorang warga terinfeksi virus corona tiba-tiba pingsan di jalanan sekitar kawasan Arengka.

Informasi itu viral dan beredar di media sosial. Bermula dari postingan akun Facebook Afdal Muarif SI yang memposting foto dan video seorang lelaki yang tengah terlentang di pinggir jalan.

“Covid-19 sudah menghantui manusia di bumi, Barusan terjadi di jln Soekarno Hatta/ Arengka di dpn rmh mkn Surya grup, Laki2 kurang lebih berusia 30an thn. Lagi jln tiba2 jatuh sendiri dan tak sadarkan diri Warga sekitar tdk berani menolong. Bahkan saya sendiri jg ngk berani nyentuh krna Info covid-19, Kalau ada yg jatuh tiba2 jgn di sentuh Kalau kita ngk tahu penanganan nya..,” demikian postingan Afdal Muarif yang kini sudah dibagikan 152 kali sebagaimana dilansir RiauOnline pada Minggu (29/3/2020).

Dalam video tersebut, tampak lelaki tersebut mengenakan baju batik merah celana hitam, memakai peci dan sendal kulit serta menyandang dua buah tas persegi empat.

Loading...

Menanggapi info ini, Kapolsek Tampan mengatakan, bahwa memang ada kejadian di mana seorang lelaki pingsan di pinggir jalan sesuai dengan informasi sebelumnya.

Namun, Kapolsek membantah jika hal tersebut dikarenakan terpapar virus Covid-19 seperti yang ada di narasi postingan tersebut.

Diceritakannya, kejadian tersebut terjadi sekitar pukul 09.00 WIB dan masuk wilayah hukum Polsek Bukit Raya.

Menurut saksi yang ada di tempat, lelaki ini berasal dari Payakumbuh, Sumatera Barat dan sedang mencari pekerjaan di Pekanbaru sejak dua hari belakangan.

“Setelah dua hari tidak dapat kerja dan kelaparan, yang bersangkutan pingsan di TKP,” ujarnya.

Setelah diberi makan oleh warga setempat, lelaki ini kemudian dinaikkan ke atas mobil travel tujuan Sumbar untuk dipulangkan ke tempat asalnya.(*)

Loading...
loading...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *