Selain Aniaya Istri Pakai Parang, Ayah Ini Tega Potong Bibir Anak Sendiri

Pria bernama La Adili (36) tega menghabisi nyawa isti dan anaknya dengan cara memotong dengan menggunakan sebilah parang di rumah mereka, kawasan Ahuru THR II RT 004/ RW 016 Desa Batu Merah Kecamatan Sirimau Kota Ambon, Kamis (30/7/2020) dini hari.

Kasubbab Humas Polresta Ambon IPDA M. Titan Firmansyah, mengatakan awalnya istri pelaku tertidur di ruang tamu dengan anak-anaknya.

Kemudian pelaku ingin mengambil anaknya dan terjadi adu mulut antara pelaku dan istrinya.

Baca Juga :  Tak Dibukakan Pintu, Pria Sulawesi Selatan Bunuh Istri yang Tengah Hamil Tua

“Terjadi pertengkaran mulut, dan pelaku langsung memukul istrinya hingga terjatuh di atas kasur,” kata Titan seperti dikutip dari terasmaluku.com – jaringan Suara.com, Jumat (31/7/2020).

Setelah memukul korban, kata dia, pelaku langsung ke dapur dam mengambil sebilah parang.

Korban mengira kalau pelaku hanya sekedar mengancam saja.

Namun pelaku langsung mengayunkan parang tersebut ke atas kepala korban.

Karena korban menutup dengan tangannya, maka benda tanjam itu mengenai pergelangan tangan kanannya.

Loading...
Baca Juga :  Model Playboy Dipenjara 3 Tahun karena Pose Tanpa Busana di Masjid

“Korban pun langsung berteriak dan berdiri, namun pelaku kembali mengayunkan parang ke arah kepala, korban menangkis dengan tangan kirinya hingga terjatuh ke lantai,” kata Titan.

Saat itu, lanjut Titan, anak korban mau mendorong pelaku, namun pelaku langsung memotong bibir anaknya lalu mendorong ke dinding, serta memukulnya dengan pegangan parang.

“Beruntung ada tetangga yang masuk ke dalam rumah dan menolong korban lalu membawanya ke Rumah sakit Bhayangkara,” ujarnya.

Kekinian korban telah ditahan di Rutan Mapolresta Ambon dan ditetapkan menjadi tersangka.

Baca Juga :  Makin Bandel, Kapal China Menerobos Masuk Wilayah Natuna, Ini Dia Kapal-Kapal yang Mengusirnya Tanpa Gentar

Akibat perbuatannya tersangka dijerat Pasal 44 UU RI nomor 23 tahun 2004 tentang penghapusan kekerasan dalam rumah tangga atau pasal 80 UU RI Nomor 35 tahun 2014 tentang perlindungan anak.

Sumber: suara.com

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *