Terungkap! Pabrik Narkoba yang Digerebek BNN Gunakan Aset Pemkot Bandung

Badan Narkotika Nasional (BNN) membongkar pabrik pembuatan narkoba di Bandung. Lahan pabrik tersebut ternyata aset milik Pemkot Bandung.

Pabrik itu berada di empat rumah di Jalan Cingised, Komplek Pemda, Kelurahan Cisaranten Endah, Kecamatan Arcamanik, Kota Bandung.

Pabrik itu digerebek Deputi BNN Irjen Arman Depari pada Minggu (23/2).

Loading...

“Ini blok Pemda. Betul ini (lahan) aset Pemkot Bandung,” ucap Lurah Cisaranten Endah Jajang Kurnia saat ditemui di lokasi pabrik, Senin (24/2/2020).

Rumah tersebut berada di pojok. Letaknya tersembunyi, bahkan di depan rumah merupakan perkebunan. Saat malam hari, kondisi di lokasi gelap gulita.

Jajang mengaku tak tahu soal sosok pemilik empat rumah itu.

Sebab berdasarkan keterangan warga sekaligus RT dan RW sekitar, pemilik belum pernah melapor.

Selain pabrik, empat rumah itu juga terdapat kafe yang diduga juga dimiliki si pemilik rumah. Menurut Jajang, kafe tersebut tak berizin.

loading...

“Sebetulnya pemantauan ini kan ada RT dan RW laporan dari bu RT memang sebenarnya kurang terpantau. Warga ini tidak lapor ke RT dan RW meskipun punya kafe, tidak ada pemberitahuan,” kata Jajang.

Meski begitu, pihaknya tak mengetahui total luas aset milik Pemkot Bandung itu.

Namun yang pasti, pabrik itu berdiri di lahan Pemkot Bandung.

“Saya kurang tahu, masalahnya apakah beli tanah atau bagaimana saya kurang,” tutur Jajang.

Sekadar diketahui, BNN menggerebek rumah yang diduga dijadikan pabrik pembuatan narkoba.

Dari penggerebekan itu, BNN menemukan kurang lebih 2 juta pil diduga narkoba.

Sumber : detik.com

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *