VIRAL Driver Ojol Pakai Masker ‘Anti-Nuklir’ saat Antar Penumpang, Ternyata Harganya Rp 3 Jutaan

Sejak terdeteksi di Indonesia dan dua warganya resmi terinfeksi, kehebohan akan virus corona terus mengalir.

Satu di antara kehebohan itu datang dari driver ojol yang sedang menunggu orderan di kawasan Jakarta Barat.

Opie, sapaan driver ojol itu mendadak menjadi viral saat mengantar penumpang.

Loading...

Pasalnya, ia memakai sebuah masker anti-nuklir saat mengantar penumpang bernama Agung HB.

Menurutnya hal itu ia lakukan demi keamanan untuk mencegah virus corona.

Ungkapan itupun dibuktikan melalui percakapan dalam video dirinya yang memakai masker anti-nuklir.

Video itu direkam oleh Agung, pengusaha kedai kopi yang memesan ojol untuk diantar ke tempat tujuannya.

 

View this post on Instagram

 

A post shared by ricHBoy | YT : AGUNGHB TV (@agung.hb) on

loading...

“Bang, atas nama Agung bukan? Bentar ya gue siap-siap dulu”.

“Kenapa pakai masker Bang?” tanya Agung.

“Corona,” tegas driver ojol tersebut.

“Iya, bener bang biar aman,” jawab Agung.

Setelah ia unggah, video itupun menjadi viral dan tersebar ke berbagai akun di sosial media Instagram.

Aksi tersebut terjadi pada Senin (2/3/2020) malam, sekitar jam 19.30 WIB,

Agung mengungkapkan jika ia memang sudah kenal dengan Opie sejak tahun 2015.

Ia pun membantah jika aksi dalam video itu dianggap settingan, karena ada bukti pemesanan yang masih disimpan olehnya.

“Saya sama abang ojolnya sudah kenal dari 2015, memang orang sini dan sering stand by di dekat kedai kopi”.

“Banyak yang bilang itu settingan, padahal engga, ada bukti pemesanannya juga,” tutur Agung kepada Tribunnews.com, Kamis (4/3/2020) malam.

Selain itu Agung pun menyampaikan jika Opie benar-benar memakai masker tersebut untuk berkeliling mengambil penumpang.

“Beneran dipakai saat keliling-keliling ambil penumpang, tetapi bukan untuk jarak jauh karena katanya pengap,” ujar Agung melalui sambungan telepon.

 

View this post on Instagram

 

A post shared by ricHBoy | YT : AGUNGHB TV (@agung.hb) on

Ia mengenal Opie, driver ojol yang mendadak viral dari sebuah komunitas hype mask.

Hype mask ialah komunitas yang melakukan aksinya dengan berfoto-foto menggunakan masker anti-nuklir.

Menurut Agung, komunitas hype mask pun sempat viral pada 2015 an.

Agung pun menuturkan alasan Opie, menggunakan masker tersebut untuk mengambil penumpang.

Opie memiliki masker itu sejak tahun 2015, saat itu dirinya belum menjadi driver ojol.

Agung mengatakan harga masker yang dibeli Opie pada saat itu mencapai Rp 1 jutaan.

“Kebetulan dia punya topeng itu sudah lama, karena kebetulan harga masker sata ini mahal.”

“Jadi dia nunjukin ke orang kalau masker-masker ini (masker anti-nuklir) tidak semua orang punya,” tuturnya.

Untuk saat ini, lanjut Agung, masker tersebut sudah jarang ditemui di Indonesia.

“Kalau yang gampang ditemuin di Indonesia itu yang tanpa selang”.

“Harganya itu yang tanpa selang sebelum ramai-ramai corona, kurang lebih dari 600 ribu sampai 1 jutaan,” tutur pria berusia 25 tahun itu.

Sedangkan harga masker yang dimiliki oleh Opie, bisa mencapai hingga Rp 3 jutaan.

“Kalau yang pakai selang itu satu juta keatas, antara Rp 1,5 juta sampai Rp 3 jutaan,” jelasnya.

Agung membenarkan jika saat ini, masker tersebut menjadi langka.

Terlebih sejak merebaknya virus corona yang sudah ada di Indonesia.

“Dari sebelumnya memang mahal karena barangnya langka”.

“Jadi di Indonesia sangat jarang, ditambah lagi ada corona jadi langka banget,” pungkasnya.

Sumber : tribunnews.com

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *